Tetapi karena kesibukannya, di tahun 2021 Jamie akhirnya mempekerjakan seorang pegawai guna membantunya mengelola sejumlah Penginapan.
Keputusannya tersebut membuat Jamie sempat tidak mendapatkan cuan sedikitpun dari usaha Penginapan itu karena uangnya habis untuk gaji karyawan.
Melihat kondisi itu, dirinya merasa satu-satunya cara untuk mendapat untung adalah dengan memperluas jaringan Bisnis penginapannya tersebut.
Ketika itulah diirnya menyewa lebih banyak pekerja dan terus memperluas jaringan bisnisnya.
Singkat cerita, usahanya ini mulai membuahkan hasil dan pada akhir 2021 dirinya mampu mendapat untung sebesar US$ 205.000 atau Rp 3,15 miliar.
Dari sana akhirnya Jamie memutuskan berhenti bekerja dan hanya fokus di Usaha barunya itu.
Hingga 2022 kemarin usaha sampingan Jamie ini telah mengelola lebih dari 120 tempat Penginapan di seluruh Virginia dengan menghasilkan US$ 2 juta (Rp 30,8 miliar).
Berawal dari modal 'dengkul' dan nekat merenovasi gudang tua milik tetangganya tersebut, tahun ini total penghasilan yang dapat dikantongi Jamie mencapai US$ 3 juta atau berkisar Rp 46,2 miliar. ***