Rifda juga tampil luar biasa dengan meraih perak di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang pada kategori Vault.
Terbaru, Rifda lolos ke Paris 2024 usai mendapatkan kuota realokasi dari tuan rumah Paris setelah dirinya tampil di World Artistic Gymnastis Championships 2023 di Antwerp, Belgia.
Ini merupakan kali pertama Indonesia memiliki wakil di cabang senam Olimpiade sejak senam artistik dipertandingkan di Olimpiade Amsterdam 1928.
Atlet 24 tahun itu harus berderai air mata ketika menceritakan kondisinya setelah debut di Olimpiade Paris 2024.
Dirinya mengatakan bahwa perjuangannya tidak mudah untuk meraih cita-citanya, yakni lolos ke Olimpiade.
Diakuinya, rasanya sangat berat untuk bisa sampai di Olimpiade Paris dikarenakan perjalanannya tidak mudah dan sangat panjang.
"Latihan keras dengan menahan rasa sakit, up and downs rasanya berat banget," ungkap Rifda kepada awak media sembari menitikan air mata.
BACA JUGA: Profil JD Vance: Pengacara, Penulis, dan Politikus yang Jadi Cawapres Pilihan Donald Trump
Dirinya pun berharap bisa tampil di empat alat, namun kembali cedera sehingga harus dari nol lagi.
"Bisa 3 alat lagi, cedera lagi, sampai tampil di palang bertingkat saja tadi," ungkapnya.
Sejatinya, dirinya sangat ingin tampil di Olimpiade lantaran hal itu adalah cita-cita dirinya yang berkeinginan membuat bangga semua pihak yang sudah mendukungnya.
Pasca tampil di World Championship yang membuatnya lolos ke Paris 2024, Rifda menjalani operasi meniskus.
Tetapi, ia masih menderita cedera ACL yang belum dioperasi supaya dapat tampil di Olimpiade Paris 2024.
Pasca menjalani rehabilitasi, terapi, penguatan, dan latihan seperti biasa, bulan lalu Rifda telah dapat memainkan semua gerakan di semua alat.
Kendati begitu, Rifda kembali cedera tiga minggu sebelum keberangkatan ke Paris, yakni lututnya bengkak hingga membuatnya stres.
Tiga hari menjelang keberangkatan, kondisinya sudah bagus. Bahkan, dirinya dapat main di empat alat sesuai rencana pelatih.