BACA JUGA: Budi HY Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-79, Ajak Ansor-Banser Perkuat Sinergi dengan Polri
Salah satu CU pertama yang didirikan adalah CU Harapan Sejahtera (CU HARTA) di Desa Taman Negeri, Kecamatan Way Bungur, dengan modal awal Rp 825.000. Kini, CU HARTA telah berkembang dengan aset Rp 538.541.000 per Desember 2024. Keberhasilannya diikuti oleh CU Mandiri Sejahtera (CU MANTERA) yang memiliki aset Rp 667.812.000.
Kebermanfaatan CU semakin dirasakan masyarakat, terbukti dengan berdirinya CU Bahagia Sejahtera (CU BAHTERA) pada Mei 2024 dan rencana pendirian CU Muslimat Batanghari pada 2025. Bahkan, kelompok perempuan nelayan di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, juga mengajukan permohonan pendirian CU.
CU dan Koperasi Merah Putih
Menanggapi perkembangan ini, Diah Darma Yanti menilai bahwa CU memiliki prinsip yang sejalan dengan Koperasi Merah Putih yang dicanangkan pemerintah.
"Credit Union ini adalah bukti nyata bahwa gotong royong bisa menjadi kekuatan ekonomi masyarakat. Konsepnya selaras dengan Koperasi Merah Putih, yang menekankan kemandirian dan kesejahteraan bersama," ujar Diah.
Ia pun mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif memberikan pendampingan serta kemudahan regulasi bagi CU agar semakin berkembang.
"Ke depan, kami berharap ada sinergi antara pemerintah, DPRD, dan komunitas seperti Perempuan Timur agar CU semakin kuat dan menopang perekonomian rakyat," pungkasnya.