Profil Yandri Susanto: Politisi PAN yang Kini Dipercaya Jadi Menteri Desa di Kabinet Prabowo

Presiden terpilih Prabowo Subianto menunjuk H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd. sebagai Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) dalam Kabinet Merah Putih. Penunjukan ini menempatkan politisi senior dari Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut pada posisi strategis untuk mendorong pemerataan ekonomi pedesaan dan percepatan pembangunan di daerah tertinggal.

Yandri Susanto memiliki rekam jejak panjang di kancah politik Indonesia, yang dimulai dari keterlibatannya dalam organisasi kepemudaan hingga menduduki berbagai jabatan penting di legislatif.

Profil Singkat Yandri Susanto

Yandri Susanto lahir di Palak Siring, Bengkulu Selatan, pada 7 November 1974. Beliau merupakan seorang politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang kini dipercaya menjabat sebagai Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI.

Latar Belakang Pendidikan dan Keluarga

Pendidikan dasar hingga menengah atas Yandri Susanto diselesaikan di Bengkulu. Ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Bengkulu, Fakultas Pertanian/Peternakan, dan lulus pada tahun 1998. Gelar magisternya diraih dari Universitas KH. Abdul Chalim. Yandri Susanto menikah dengan Ratu Rachmatu Zakiyah.

Perjalanan Karier Politik Yandri Susanto

Karier politik Yandri Susanto dimulai dari keterlibatannya di Barisan Muda PAN (BM PAN), di mana ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum DPP BM PAN periode 2011–2016. Ia juga aktif di DPP PAN dengan posisi Wakil Ketua Umum.

Selain aktif di kepengurusan partai, Yandri Susanto juga memiliki pengalaman panjang sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI selama tiga periode berturut-turut (2012–2024). Selama masa baktinya di DPR, ia pernah memegang jabatan sebagai Ketua Komisi VIII DPR RI. Pada tahun 2022, kiprahnya di lembaga legislatif berlanjut dengan dilantik sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI.

Penunjukannya sebagai Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal diharapkan dapat membawa angin segar dalam upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di pedesaan dan daerah tertinggal di seluruh Indonesia.

Tinggalkan komentar