Nama Purbaya Yudhi Sadewa kembali menjadi sorotan publik menyusul adanya perubahan dalam susunan Kabinet Merah Putih pada September 2026. Perjalanan kariernya yang panjang di bidang ekonomi dan pemerintahan membentuk rekam jejak yang solid sebelum ia dipercaya untuk memimpin Kementerian Keuangan. Posisi sebagai Menteri Keuangan ini menjadi salah satu puncak kariernya, setelah sebelumnya ia memegang tampuk kepemimpinan di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Purbaya Yudhi Sadewa adalah seorang ekonom Indonesia dengan latar belakang pendidikan yang unik, memadukan keahlian teknik dan ekonomi. Ia menempuh pendidikan sarjana Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB), sebelum akhirnya melanjutkan studi ekonomi di Purdue University, Indiana, Amerika Serikat. Di universitas tersebut, Purbaya meraih gelar Master of Science dan gelar doktor di bidang Ilmu Ekonomi. Kombinasi latar belakang pendidikan inilah yang menjadi pondasi penting dalam perjalanan profesionalnya di bidang riset, keuangan, serta perumusan kebijakan ekonomi.
| Profil | Keterangan |
|---|---|
| Nama | Purbaya Yudhi Sadewa |
| Pendidikan Sarjana | Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung |
| Pendidikan Lanjutan | Master of Science dan Doktor Ilmu Ekonomi, Purdue University |
| Bidang Keahlian | Ekonomi, Keuangan, dan Kebijakan Publik |
| Jabatan Sebelum Menteri Keuangan | Ketua Dewan Komisioner LPS |
| Menteri Keuangan | 8 September 2025 – September 2026 |
Karier profesional Purbaya dimulai di sektor industri sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA dari tahun 1989 hingga 1994. Setelah periode tersebut, ia memutuskan untuk beralih fokus ke bidang ekonomi dan mulai membangun pengalaman melalui kegiatan riset yang mendalam. Pengalaman risetnya berlanjut ketika ia bergabung dengan Danareksa Research Institute sebagai Senior Economist pada periode 2000 hingga 2005. Kariernya di Danareksa terus berkembang, di mana ia kemudian menjabat sebagai Chief Economist, serta merambah ke posisi Direktur Utama PT Danareksa Securities dan anggota Dewan Direksi PT Danareksa.
Karier di Sektor Pemerintahan
Peran Purbaya dalam pemerintahan mulai terlihat melalui keterlibatannya dalam berbagai lembaga dan posisi strategis yang berkaitan erat dengan kebijakan ekonomi. Antara tahun 2010 hingga 2014, ia aktif sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi bagi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, sekaligus menjadi anggota Komite Ekonomi Nasional. Selanjutnya, kariernya berlanjut ke Kantor Staf Presiden pada tahun 2015, di mana ia mengemban tugas sebagai Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis. Pada tahun yang sama, Purbaya juga dipercaya menjabat Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan hingga tahun 2016.
Pada periode 2016 hingga 2018, Purbaya kembali bertugas sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. Ia kemudian melanjutkan perannya di kementerian yang sama dengan menduduki posisi Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi dari Mei 2018 hingga September 2020.
Menjabat Ketua Dewan Komisioner LPS
Sebelum menduduki posisi puncak sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memegang peran penting sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Amanat ini diterimanya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 58/M Tahun 2020, yang menempatkannya sebagai penanggung jawab utama atas tugas-tugas terkait lembaga penjamin simpanan dan pemeliharaan stabilitas sistem keuangan. Pengalaman di LPS ini menjadi babak krusial dalam perjalanan kariernya sebelum kembali terlibat langsung dalam pemerintahan, memperkaya pengalamannya di sektor keuangan setelah sebelumnya aktif dalam riset ekonomi, industri keuangan, dan berbagai kementerian.
Masa Jabatan sebagai Menteri Keuangan
Purbaya Yudhi Sadewa resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan pada tanggal 8 September 2025, dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menggantikan Sri Mulyani Indrawati dan memimpin Kementerian Keuangan selama kurang lebih satu tahun. Selama masa jabatannya, Purbaya bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan negara dan koordinasi kebijakan fiskal pemerintah. Periode kepemimpinannya berakhir pada September 2026 seiring dengan adanya perubahan susunan kabinet.
Pergantian tampuk kepemimpinan di Kementerian Keuangan terjadi pada 14 September 2026, ketika Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru. Suahasil, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, kemudian meneruskan estafet kepemimpinan di kementerian tersebut. Serah terima jabatan secara resmi berlangsung pada 15 September 2026 di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, yang menandai berakhirnya masa tugas Purbaya sebagai Menteri Keuangan per September 2026.
Riwayat Jabatan Purbaya Yudhi Sadewa
Perjalanan karier Purbaya Yudhi Sadewa di sektor ekonomi dan pemerintahan sangatlah kaya, mencakup berbagai posisi penting sebelum akhirnya menjabat sebagai Menteri Keuangan. Berikut adalah rangkuman jabatan yang pernah diembannya:
- Field Engineer Schlumberger Overseas SA: 1989–1994
- Senior Economist Danareksa Research Institute: 2000–2005
- Chief Economist Danareksa: 2005–2013
- Direktur Utama PT Danareksa Securities: 2006–2008
- Staf Khusus Bidang Ekonomi Kemenko Perekonomian: 2010–2014
- Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis Kantor Staf Presiden: 2015
- Staf Khusus Bidang Ekonomi Kemenko Polhukam: 2015–2016
- Staf Khusus Bidang Ekonomi Kemenko Kemaritiman: 2016–2018
- Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi: 2018–2020
- Ketua Dewan Komisioner LPS: 2020–2025
- Menteri Keuangan Republik Indonesia: 2025–2026
Perjalanan Karier Pasca Menteri Keuangan
Perubahan jabatan pada September 2026 menandai akhir dari masa Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan setelah kurang lebih satu tahun memimpin kementerian. Pemerintah kemudian menunjuk Suahasil Nazara untuk melanjutkan kepemimpinan di Kementerian Keuangan. Mengenai posisi Purbaya setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan, informasi lebih lanjut akan mengikuti keputusan pemerintah berikutnya. Mengingat perubahan ini masih sangat baru pada September 2026, belum ada pengumuman resmi mengenai posisi barunya.
Kesimpulan
Purbaya Yudhi Sadewa adalah seorang ekonom terkemuka dengan latar belakang pendidikan Teknik Elektro dari ITB dan pendidikan lanjutan di bidang ekonomi dari Purdue University. Sebelum menjabat sebagai Menteri Keuangan, ia telah mengukir jejak karier yang signifikan di sektor riset ekonomi, industri keuangan, pemerintahan, serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Purbaya menjabat sebagai Menteri Keuangan sejak 8 September 2025 hingga terjadi pergantian pada September 2026, di mana serah terima jabatan kepada Suahasil Nazara berlangsung pada 15 September 2026.
FAQ
Siapa Purbaya Yudhi Sadewa?
Purbaya Yudhi Sadewa adalah seorang ekonom Indonesia yang pernah memegang jabatan sebagai Menteri Keuangan dan Ketua Dewan Komisioner LPS. Beliau juga memiliki rekam jejak panjang di berbagai posisi pemerintahan dan sektor keuangan.
Purbaya Yudhi Sadewa pernah menjabat sebagai apa?
Beliau pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan, Ketua Dewan Komisioner LPS, Deputi di Kantor Staf Presiden, serta memegang berbagai posisi di kementerian koordinator. Sebelum terjun ke pemerintahan, Purbaya juga memiliki pengalaman profesional di Danareksa dan Schlumberger.
Di mana Purbaya Yudhi Sadewa mengenyam pendidikan tinggi?
Purbaya menempuh pendidikan sarjana Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung. Ia kemudian melanjutkan studi untuk jenjang Master of Science dan Doktor Ilmu Ekonomi di Purdue University, Amerika Serikat.
Kapan Purbaya Yudhi Sadewa menjabat sebagai Menteri Keuangan?
Purbaya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025 dan menjabat hingga pergantian menteri pada September 2026.
Siapa pengganti Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan?
Suahasil Nazara adalah pengganti Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan. Pelantikan Suahasil dilakukan pada 14 September 2026, dilanjutkan dengan serah terima jabatan dari Purbaya sehari kemudian.