Sosok.co.id - Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Lampung menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, dalam rapat paripurna DPRD, Selasa (1/7/2025).
Melalui juru bicaranya, Budiman AS, Fraksi Demokrat mencatat bahwa realisasi pendapatan dan belanja daerah secara umum cukup baik. Pendapatan Daerah tercatat mencapai Rp7,451 triliun atau 86,33 persen dari target Rp8,631 triliun. Sementara realisasi belanja dan transfer daerah sebesar Rp7,506 triliun atau 85,73 persen dari pagu anggaran Rp8,756 triliun.
Namun, Fraksi Demokrat menilai ada sejumlah hal krusial yang perlu mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Diantaranya, pentingnya peningkatan efektivitas dan efisiensi belanja, khususnya belanja modal yang berdampak langsung pada pelayanan publik. Selain itu, potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan bermotor, alat berat, mineral bukan logam, dan retribusi dinilai belum tergarap optimal.
“Masih banyak aset daerah yang belum tercatat atau tidak dimanfaatkan secara produktif. Ini berisiko menimbulkan kerugian dan harus segera ditangani secara professional. Perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap program-program dengan serapan anggaran rendah dan capaian kinerja minim, agar tidak terus membebani APBD di tahun-tahun berikutnya,” tegas Budiman AS