Industri hiburan Tanah Air mengenal Sri Wulandari Lorraine Joko Guritno, atau yang akrab disapa Wulan Guritno, sebagai figur publik serba bisa yang terus relevan melintasi berbagai era. Membahas profil Wulan Guritno tidak hanya seputar penampilannya yang awet muda, tetapi juga rekam jejaknya yang panjang sebagai pemeran, pembawa acara, pengusaha, hingga produser film ternama. Dedikasi tinggi yang ia tunjukkan selama puluhan tahun telah menempatkannya sebagai salah satu seniman senior yang sangat dihormati di Indonesia.
Profil Wulan Guritno
Wulan Guritno lahir di London pada 14 April 1981. Wanita berdarah campuran Jawa dan Inggris ini memulai karier di dunia seni sejak usia dini. Dengan bakat alamiah yang diasah secara konsisten, ia mampu bertahan dan terus bersinar di tengah ketatnya persaingan industri kreatif nasional.
Biodata dan Latar Belakang Keluarga
Ayah Wulan Guritno, Joko Guritno, memiliki darah Jawa, sementara ibunya, Deanna Battams, adalah warga negara Inggris. Ia memiliki dua adik laki-laki, Danar Guritno dan Gavin Hodges Guritno. Dalam silsilah keluarga besar, ia juga berkerabat dengan aktor Ario Bayu sebagai sepupu, serta Alshad Ahmad dan Tarra Budiman sebagai ipar.
Riwayat Pendidikan
Karier aktingnya dimulai pada tahun 1995 saat berusia 13 tahun dalam sinetron Pondok Indah. Untuk mendalami bakat seninya, ia menempuh pendidikan di Taliaconti Academy of Theater Art London. Ia sempat berencana terjun ke politik sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2009, namun memutuskan mundur demi fokus di dunia hiburan.
Kiprah Presenter dan Produser Film
Popularitasnya di layar kaca meroket saat memandu berbagai program olahraga, termasuk Euro 2004, Highlight Liga Italia, dan Highlight Formula 1. Kepiawaiannya membawakan acara olahraga membuatnya masuk nominasi presenter olahraga terbaik Panasonic Awards 2005. Tidak puas hanya di depan layar, ia melebarkan sayap ke balik layar sebagai sutradara dan produser. Debut penyutradarainnya dimulai lewat film pendek Bidan Lelaki (2008). Ia juga menjadi ko-produser film Demi Dewi (2010), serta produser untuk film Dilema (2012), I am Hope (2016), dan Malam 3 Yasinan.
Perjalanan Asmara
Wulan Guritno menikah pertama kali dengan Attila Arius Syach pada tahun 1998 di usia 17 tahun dan dikaruniai seorang putri, Shalom Razade Syach. Pernikahan tersebut berakhir pada tahun 2002. Ia kemudian menikah lagi dengan sutradara Adilla Dimitri Hardjanto pada 27 Maret 2009. Dari pernikahan yang berlangsung selama 12 tahun hingga perceraian pada 8 April 2021, mereka dikaruniai dua anak: London Abigail Dimitri (lahir 8 Juli 2010) dan Jeremiah Alric Dimitri (lahir 19 November 2011). Kedekatannya dengan ketiga anaknya sering dipuji publik.
Deretan Film dan Karya Populer
Kiprahnya di layar lebar dimulai sejak tahun 2005, menghasilkan puluhan karya lintas genre. Kemampuannya mengolah karakter membuatnya dipercaya membintangi berbagai proyek film besar, serial televisi, hingga serial web berkualitas.
Daftar karya filmografi pilihan:
- Film Layar Lebar: Janji Joni (2005), Gie (2005), Nagabonar Jadi 2 (2007), Otomatis Romantis (2008), Love (2008), Bukan Cinta Biasa (2009), Ruma Maida (2009), Dilema (2012), Jakarta vs Everybody (2022), Trinil: Kembalikan Tubuhku (2023), Bangsal Isolasi (2024), Lembayung (2024), hingga Norma: Antara Mertua dan Menantu (2025).
- Serial Web dan Televisi: Tutur Tinular (1997), Misteri Gunung Merapi (1998), Dunia Tanpa Koma (2006), Pretty Little Liars (2020-2022), Serigala Terakhir 2 (2022), Open BO (2023), serta Mama-Mama Pengejar Cinta (2025).
Prestasi dan Penghargaan Bergengsi
Kualitas akting Wulan Guritno membawanya meraih berbagai nominasi dan piala penghargaan bergengsi. Ia tercatat mengantongi empat nominasi FFI Piala Citra, termasuk lewat film Gie, Masih Bukan Cinta Biasa, Dilema, dan Jakarta vs Everybody.
Rincian penghargaan yang berhasil diraih:
- Aktris Pendukung Terbaik di MTV Indonesian Movie Awards 2007 (Nagabonar Jadi 2).
- Pemeran Utama Wanita Terfavorit di Indonesian Movie Actors Awards 2011 (Demi Dewi).
- Pemeran Utama Wanita Terfavorit di Indonesian Movie Actors Awards 2012 (Dilema).
- Penampilan Singkat nan Berkesan di Piala Maya 2015 (Nada untuk Asa).
- Pemeran Pendukung Wanita Terbaik di Asian Academy Creative Awards 2020 (Pretty Little Liars).
- Pemeran Pendukung Wanita Terbaik di Indonesian Movie Actors Awards 2025 (Norma: Antara Mertua dan Menantu).
- Pemeran Utama Wanita Terpuji Serial Web di Festival Film Bandung 2026 (Mama-Mama Pengejar Cinta).
Gurita Bisnis dan Fakta Unik
Di luar dunia hiburan, Wulan Guritno juga memiliki jiwa kewirausahaan. Ia mengelola bisnis di bidang kuliner dan gaya hidup, seperti merek es krim Spiky Smooth, kedai kopi Cultivar Coffee House, hingga lini busana. Ia juga menerbitkan buku berjudul Feel: What I Want in Life pada tahun 2009 bersama Adilla Dimitri. Penampilannya yang bugar di usia empat puluh tahunan didapat dari kebiasaan rutin berolahraga seperti yoga, pilates, lari, dan tenis.