Abdul Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin atau Gus Imin, adalah seorang politikus senior Indonesia dengan rekam jejak panjang di kancah politik nasional. Sosoknya yang merupakan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) ini kembali dipercaya mengisi posisi menteri dalam kabinet pemerintahan Prabowo Subianto, menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.
Cak Imin memiliki perjalanan karier yang meliputi peran sebagai aktivis, pimpinan lembaga legislatif, hingga menteri kabinet. Biodata dan latar belakang pendidikannya menunjukkan perpaduan antara tradisi keagamaan dan pemahaman mendalam tentang ilmu sosial serta politik.
Profil Singkat Abdul Muhaimin Iskandar
- Nama Lengkap: Dr. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si.
- Nama Populer: Cak Imin, Gus Imin
- Tempat, Tanggal Lahir: Jombang, Jawa Timur, 24 September 1966
- Agama: Islam
- Partai Politik: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
- Istri: Rustini Murtadho
- Anak: Mega Safira, Rahma Arifa, Egalita Azzahra
- Jabatan Kabinet Saat Ini: Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia
Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan
Lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 24 September 1966, Abdul Muhaimin Iskandar berasal dari keluarga yang lekat dengan tradisi keagamaan dan NU. Ia adalah cucu dari K.H. Bisri Syansuri, salah satu pendiri NU. Ayahnya, Muhammad Iskandar, adalah seorang pengajar di Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif, Denanyar, Jombang. Lingkungan pesantren ini membentuk jiwa kepemimpinannya sejak dini.
Pendidikan formalnya ditempuh secara menyeluruh:
- Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Jombang
- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Yogyakarta (Lulus 1985)
- Sarjana (S1) Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Gadjah Mada (UGM) (Lulus 1992)
- Magister (S2) Manajemen Komunikasi Universitas Indonesia (UI) (Lulus 2001)
- Doktor Kehormatan (Dr. HC) Bidang Sosiologi Politik dari Universitas Airlangga (Unair) (2017)
Perjalanan Karier Politik dan Aktivisme
Sebelum terjun ke politik praktis, Cak Imin dikenal sebagai aktivis mahasiswa yang aktif. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PMII periode 1994–1997, yang mematangkan kepekaannya terhadap isu-isu sosial.
Perjalanan kariernya di kancah politik profesional dan pemerintahan meliputi:
Pendiri dan Pimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
Bersama tokoh-tokoh NU lainnya, Cak Imin turut mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada tahun 1998. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP PKB sebelum akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum DPP PKB pada tahun 2005 dan terus memimpin partai tersebut hingga kini.
Kiprah di Lembaga Legislatif
Karier legislatifnya dimulai pada Pemilu 1999. Di usia muda, ia dipercaya menjadi Wakil Ketua DPR RI periode 1999–2004. Pengalamannya di parlemen berlanjut dengan menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI (2018–2019) dan Wakil Ketua DPR RI bidang Kesejahteraan Rakyat pada periode 2019–2024.
Pengalaman di Eksekutif Pemerintahan
- Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (2009–2014): Menjabat di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
- Calon Wakil Presiden RI (2024): Mendampingi Anies Baswedan dalam Pemilihan Umum Presiden 2024.
- Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (2024–sekarang): Dipercaya mengisi posisi menteri koordinator dalam kabinet Presiden Prabowo Subianto.
Perjalanan politik Abdul Muhaimin Iskandar menunjukkan perpaduan antara akar keulamaan dan kemampuan berpolitik modern, menjadikannya salah satu tokoh kunci dalam dinamika pemerintahan Indonesia, termasuk dalam susunan kabinet Prabowo Subianto.